Showing posts with label Dioda. Show all posts
Showing posts with label Dioda. Show all posts

Seven Segment

Seven Segment

Seven segment sebenarnya terbentuk dari kumpulan tujuh buah led dijadikan satu. Led a, b, c, d ,dst.
Dari ke tujuh pasang led ini disusun menjadi angka 8, sebenarnya jika kita menginginkan pembuatan seven segment bisa menggunakan susunan led. Nah disini kita akan jelaskan bagaimana seven segment ini bekerja.

Ada 2 jenis dari seven segment :
1. Seven Segment Common Anoda
2. Seven Segment Common Katoda

Yang penting anda harus tahu tentang komponen LED yang terdiri dari kaki anoda dan katoda, jika belum tahu klik link berikut LED


1. Seven Segment Common Anoda

Common Anoda yang artinya Anoda (+) dipakai bersama dalam artian kaki anoda dihubung jadi satu agar menjadi tegangan berpolaritas positf dan sisanya dihubungkan ke sumber negatif yang memiliki simbol a s/d g dan tanda poin (.).
Penggunaan :
Anoda (kaki positif) : dihubungkan dengan tegangan positif (sekitar 3V )
Katoda (kaki negatif) : dihubungkan dengan kaki negatif ( sesuai kebutuhan pemakaian)

Jika menginginkan pembentukan angka 3 maka yang harus aktif adalah :
Common Anoda (mendapat tegangan positif 3V)
Katoda : kaki a - kaki b - kaki c - kaki d dan kaki g dihubungkan ke negatif
Maka akan muncul nilai nyala Seven segment bernilai 3

Selanjutnya untuk pembentukan nilai angka yang lain prinsipnya sama seperti diatas.


2. Seven Segment Common Katoda

Common Katoda berarti kaki negatif dipakai bersama. Negatif dihubung jadi satu dan kaki positif diberi nilai a s/d g.
Prinsip sama dengan common anoda diatas namun untuk tegangan common katoda hanya merubah tegangan negatif yang dijadikan satu.

Berikut gambar sebenarnya dari seven segment baik common anoda atau common katoda.

Gambar Seven Segment

Pranala lain ....
http://elkatech.blogspot.com

LED - Light Emitting Diode

LED - Light Emitting Diode
LED atau bisa disebut Light Emitting Diode merupakan komponen aktif jenis dioda (semikonduktor) yang akan mengalirkan arus dari anoda menuju katoda dan akan menghasilkan cahaya. Arus yang diberikan adalah forward bias agar led menyala, namun bila diberi reverse bias led tidak akan aktif atau bahkan bisa merusak komponen ini.


Simbol Led
simbol LED












Prinsip Kerja : 


Tidak seperti lampu pijar atau neon, LED mempunyai nilai polarisasi . kaki positif dan negatif. Tegangan yang diberikan pun tidak boleh terlalu besar, kisaran tegangannya sekitar 2 Volt s/d 3 Volt dan maksimum arus antara kisaran 10mA s/d 20 mA pada tiap-tiap LED.

Bentuk Fisik LED :

 

Bentuk fisik dari led bermacam-macam. ada yang ukuran kecil sampai besar dan tidak selalu bulat bidang permukaan atau kepalanya. Warna dari led sendiri juga bervariasi mulai dari merah, hijau, kuning, biru, bright dll.
Bagian-bagian  LED :

Berikut merupakan bagian atau struktur dari sebuah Led.




Want to Know about other electronics..?

Pranala Lain.............



Zener Dioda

DIODA ZENER


Dioda Zener merupakan komponen aktif yang memiliki 2 fungsi yaitu :
1. Berfungsi sebagai dioda biasa
2. Berfungsi sebagai dioda zener

Selain itu dioda zener memiliki nilai tegangan yang ditunjukkan pada fisik dioda zener tersebut.
Contoh : DZ 3v5,DZ 4v7,DZ 27v5 dll.
Memang hampir sama antara dioda zener dengan dioda biasa, namun jika anda perhatikan lebih detail lagi pasti akan ada perbedaan dari keduanya.

Simbol Dioda Zener 












Bentuk Fisik Dioda Zener















1. Fungsi Dioda Biasa
DIoda Zener akan berfungsi sebagai dioda biasa apabila diberikan bias forward dari Anoda ke Katoda.
Maka secara fungsi dioda zener ini akan menghantarkan arus atau tegangan.





2. Fungsi Sebagai Dioda Zener

Dioda Zener akan meneruskan tegangan saat tegangan yang dimiliki oleh dioda zener terpenuhi.
Sebagai contoh 4.7 V tersebut.





Karakteristik Dioda Zener
Untuk lebih memahami dalam pemakaian dioda zener ini berikut gambar dari karakteristik dioda zener.
Karakteristik Dioda Zener

Jadi dari gambar tersebut bisa disimpulkan bahwa dioda zener memiliki range tegangan kerja. Dioda zener juga bisa digunakan sebagai dioda biasa.


Pranala Lain ..........
http://elkatech.blogspot.com
·    



Dioda

Dioda merupakan komponen penyearah yang berasal dari semikonduktor. Memiliki 2 buah terminal yang terdiri dari Anoda dan Katoda.

Fungsi dari dioda sendiri adalah mengalirkan arus.
Sebenarnya banyak fungsi dari dioda ini, tergantung dari aplikasinya, namun yang utama adalah sebagai penyearah tersebut.
Dioda sendiri memiliki 2 jenis umum yaitu:
  • Dioda Biasa
  • Dioda Zener
Dioda memiliki bermacam-macam jenis, mulai dari LED (Light Emitting Diode) dan photo dioda yang termasuk dalam kategori sensor, SCR , dioda schotky,dioada varaktor & dioda zener . Dioda sendiri memiliki banyak bentuk juga namun yang perlu diperhatikan adalah nilai hantaran suatu dioda sesuai dengan besarnya arus. Semakin arusnya besar maka bentuk fisik dari dioda lebih besar.

Simbol dari dioda adalah seperti gambar berikut :

Memiliki 2 terminal positif dan negatif.
  • Terminal positif disebut dengan Anoda (+)
  • Terminal negatif disebut dengan Katoda (+)
Disebutkan bahwa dioda sebagai penyearah, artinya menyearahkan arus .Prinsip kerja dari dioda yaitu mengalirkan arus dari Anoda(+) menuju Katoda(-) atau yang sering disebut dengan Forward Bias. Sedangkan dengan arah sebaliknya akan dihambat atau dengan kata lain dengan reverse bias.

 Forward Bias
Mengalirkan Arus dari Anoda ke Katoda
Dari gambar forward bisa bisa disimpulkan bahwa kondisi forward bias arus akan dialirkan.

Reverse Bias
Menahan Arus dari Katoda ke Anoda
Dari gambar reverse bias dapat disimpulkan bahwa arus tidak dialirkan karena tegangan positif berada pada kaki katoda dan tegangan negatif pada kaki anoda yang disebut reverse bias.

Prinsip kerja dari dioda sudah diketahui sebagai penyearah.
Mari kita lihat bagaimana cara mengetahui dioda secara bentuk fisiknya


Setelah lihat gambar dioda diatas, pasti sekarang bisa diketahui mana terminal anoda dan terminal katodanya!


Berikut merupakan grafik dari karakteristik Dioda, dapat diketahui jika dioda memiliki tegangan kerja.
Jadi saat tegangan kerja dioda sudah terpenuhi,maka dioda akan mengalirkan arus forward. contoh dari gambar grafik berikut merupakan dioda berbahan semikonduktor silicon.
Grafik Karakteristik Dioda Silicon



Ingin tahu Dioda Zener dan LED ?